Memilih Lemari Pakaian Untuk Anak Yang Awet dan Aman


Hello kawan, kali ini saya akan menyajikan artikel tentang tips memilih lemari pakaian anak yang sesuai dan aman dengan anak-anak. Karena dari banyaknya desain lemari yang ada tidak semua cocok di letakanan di kamar anak kita.

Memilih Lemari Pakaian anak
desain lemari palain anak

 
Ada banyak sekali macam ragam jenis lemari pakaian saat ini. Bahkan di jepara sendiri saja mungkin ada puluhan bahkan mungkin ratusan yang dapat kalian pilih.

Akan tetapi dari banyaknya lemari pakaian yang ada, tidak semuanya sesuai atau aman jika diletakan di kamar anak sebagai lemari pakaian. Ada banyak aspek yang perlu kalian perhatikan saat membeli pakaian untuk anak kalian. Berikut ini adalah  caranya.

Tips Bagaimana Memilih Lemari Pakaian Yang Awet dan Aman Untuk Anak - Anak



1. Pastikan lemari anak memiliki sudut atau sisi yang tumpul.


Salah satu aspek paling penting saat membeli suatu barang adalah aspek keamanan, salah satunya saat kalian akan membeli lemari anak. Dengan membeli lemari yang memiliki sudut yang tumpul di setiap sisinya berarti kalian telah mengurangi bahaya yang akan timbul ketika anak kalian secara tidak sengaja jatuh dan terbentur lemari. Karena pada umumnya lemari yang dibuat pengrajin dijepara setiap sudutnya lancip (siku) sehingga jika kalian ingin memesan lemari yang biasa maka kalian bisa memberi catatan kepada penjual bahwa lemari tersebut akan digunakan oleh anak, dan pesan agar sudut-sudutnya ditumpulkan. Cara menumpulkan setiap sudutnya sebenarnya sangat gampang cukup meng-gerenda ataupun me-lotter setiap sisi-sisi nya.


2. Pilih lemari anak yang memiliki desain minimalis.


Desain lemari minimalis sangat cocok untuk kamar anak-anak ketimbang yang memiliki motif berat. Karena umumnya desain kamarnya sendiri sebagiana besar menggunakan desain yang simple dan penggunaan warna cat yang kalem sehingga produk lemari minimalis akan sangat pass, selain itu harganya juga lebih murah ketimbang lemari ukir.

3. Lemari anak harus memiliki konstruksi kokoh.


Tidak hanya lemari, baik kursi,meja, ataupun furniture lainnya harus memiliki kontruksi yang kokoh, sebab konstruksi kokoh adalah salah satu indikator bahwa sebuah benda tersebut awet dan aman jika digunakan.

Untuk mengetahui apakah konstruksi lemari tersebut kokoh atau tidak cukup gamapang
Coba goyangkan dengan cara mendorongnya, jika lemari bergoyang dan terdengar bunyi berdecit maka dapat dipastikan lemari kurang aman.

4.  Sambungan antar bagian pada lemari anak todak rapat


Seperti yang saya bahas pada artikel tentang  tips memilih lemari kayu . Banyak sekali produk mebel kayu yang kualitasnya semakin menurun, terbukti dengan banyaknya produk kayu yang bagian sambuangan antar bagian yang renggang. Ada beberapa kemungkinan penyebabnya
  • Lem kurang berkualitas.
  • Sambungan lem kurang rapat.
  • Kayu ngulet sehingga sambungan lem renggang kembali.

Apapun penyebabnya, semuanya membuat lemari anak kita gampang rusak dan sangat berbahaya. Cara ceknya sangat gampang sekali, karena akan terlihat jelas secara kasat mata. Coba lihat sambungan dari dalam lemari, jika terlihat cahaya dari sela-sela sambungan lem maka jangan beli lemari tersebut, karena saya jamin lemari kayu tersebut tidak akan tahan lama.

5. Lemari anak yang menggunakan kayu solid


Umumnya sebuah lemari pakaoan baik anak-anak maupun dewasa menggunakan material seperti kayu, besi, plastic, particle board, dll. Namun dari banyaknya jenis bahan yang ada kayu yang paling saya rekomensasikan. Dan jenis kayu yang paling sering digunakan sebagai bahan pembuatan lemari adalah kayu keras atau solid seperti, jati, mahoni, mindi, trembesi dan akasia.
Jenis kayu jati bisa menjadi plihan utama. Haltersebut karena jati memiliki ketahanan serta kekuatan diatas kayu mahoni dan lainnya, serta warna kecoklatan yang mencolok dan urat yang sangat cantik jika dijadikan lemari pakaian, dijamin anak-anak pasti suka.

Sayangnya seribu saying, akibat masa tanam yang lebih lama ditambah kebutuhan kayu jati yang semakin tinggi membuat kayu jenis ini menjadi sangat mahal sekali. Sehingga jangan heran kalau lemari kayu jati harganya mahal dan diatas rata-rata lemari lainnya. Akan tetapi saya rasa harga yang tidak murah tersebut akan terbayarkan dengan kualiatas serta keawetan lemari kayu tersebut.

Namun jangan khawatir karena kayu solid tidak jati saja karena masih ada kayu solid arternatif lainnya seperti mahoni dan mindi yang harganya sedikit lebih murah dari jati. Dan biasanya mahoni digunakan sebagai alaternatif setelah jati, yang umumnya digunakan sebagai produk duko.

6. Lemari anak harus menggunakan kayu tua.


Akan sangat susah menilai apakah material yang digunakan menggunakan kayu tua atau tidah saat sudah di finishing. Akan tetapi akan sangat mudah menilainya saat masih mentah (belum finishing). Umumnya kayu yang sudah tua terlihat lebih gelap.

7. Belilah lemari anak secara offline


Membeli lemari untuk digunakan anak-anak secara offline dengan berkunjung ke pengrajin atau took mebel memang sedikit lebih susah daripada membeli via online store yang cuma tinggal klik saja. Akan tetapi saya jamin kalian akan lebih puas jika melihat prosesnya secara langsung serta dapat memilihnya sendiri. Walaupun produk yang sama dengan yang di online store. Kalau kalian ingin memesan langsung melalui offline silahkan ketempat kerja kami di jepara, kecamatan bangsri, desa guyangan, rt 03, rw 03. Jangan tanyakan showroom, karena kami belum punya showroom dan hanya tempat kerja saja. Namun buat kalian yang tidak mau repot silahkan pesan online dari kami saja melalui situs ini, dijamin produk yang kami jual berkualitas, awet serta memenuhi standart kualitas mebel yang ada.

Sekian tentang tips bagaimana memilih lemari anak yang awet dan aman untuk anak-anak. Selain

0 Response to "Memilih Lemari Pakaian Untuk Anak Yang Awet dan Aman"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel