Klasifikasi kayu Mahoni

Kali ini saya  akan sedikit mengulas tentang klasifikasi kayu mahoni, mahoni ini mempunyai banyak jenis diseluruh dunia, secara fisik pohon ini bisa mencapai tinggi hingga 40 meter dengan diameter pohan bisa mencapai hingga 1.5 meter, memiliki kulit kayu yang bersisik, berakar tunggang dengan batang pohon yang bulat, mempunyai cabangan yang banyak, kayunya bergetah, sedangkan Daunnya berupa daun majemuk dan menyirip genap, daunnya berbentuk bulat agak oval, ujung dan pangkal daun runcing, dengan panjang daun 3 hingga 15 cm. Daun yang masih muda umumnya berwarna merah, dan ketika sudah tua daun berubah menjadi kemerahan. Tanaman mahoni memiliki bunga majemuk, dengan tangkai bunga yang silindris, berwarna bunga semu coklat muda. Dan  Kelopak bunganya bisa lepas antara satu sama lain, dan memiliki bentuk menyerupai sendok, dan berwarna coklat tua. Mahkota bunga mahoni berbentuk silindris, denga warna kuning kecoklatan. Sedangkan benang sari melekat pada mahkotanya. Bunga akan keluar ketika pohon berumur 7 tahunan. Setelah kayu mahoni berbunga, maka tahap selanjutnya adalah berbuah. Pada umumnya Buah mahoni yang keluar memiliki bentuk bulat telur berlekuk lima. Dan Ketika buah masih kecil berwarna hijau, sedangkan setelah besar berwarna coklat. Di dalamnya terdapat biji berbentuk pipih dengan ujung sedikit tebal , dan ujung lainya tipis, dan memiliki warna coklat kehitaman. Dan di dalamnya memiliki biji lagi berwarna putih dan memilki rawayang sangat pahit. Buah yang sudah sangat tua sekali kulit buahnya akan pecah dengan sendirinya dan membuat biji-biji kayu mahoni itu akan bebas berterbangan mengikuti arah angin. Apabila jatuh ke tanah, maka akan tumbuh menjadi tanaman mahoni.
Sedangkan penyebaranya hampir di seluruh dunia, namun yang paling terkenal adalah yang berasal dari india. Di masing-masing negara yang berbeda memiliki jenis-jenis kayu mahoni yang berbeda pula, dan memiliki kelebihan dan kekurangan kayu mahoni tersebut. Namun sebelum saya jelaskan lebih lanjut, saya akan sedikit uraikan klasifikasi kayu mahoni itu .
jenis jenis kayu mahoni
produk olahan dari kayu mahoni

Klasifikasi Kayu Mahoni

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta
Super Divisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan Berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (Berkeping Dua / Dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Meliaceae
Genus: Swietenia (Tumbuhan Berpembuluh) (Menghasilkan Biji)
Spesies: - Swietenia Macrophylla (Mahoni Daun Besar)
                 - Swietenia mahagoni (Mahoni daun kecil)

kayu mahoni sendiri sangat cocok jika dibuat untuk produk-produk alat musik dan furniture, seperti kursi, meja, bangku, lemari, rak buku dan lain-lain. hal tersebut karena kayu jenis ini memiliki kekuatan yang baik, sangat ringan dan tidak mudah ngulet, selain itu harganya yang lebih murah dari pada jati membuatnya menjadi alternatif selain jati. kendati memiliki kelebihan seperti di atas, namun juga memiliki sedikit kekurangan, seperti berikut.

kelebihan dan kekurangan kayu mahoni

Kelebihan Kayu Mahoni 


  • Kuat Dan Tahan Lama
  • Harga Lebih Murah Dari Pada Jati.
  • Harga Lebih Murah Dari Pada Jati.
  • Tidak Mudah Susut Atau Ngulet.
  • Memiliki serat Yang halus.
  • Pori-Pori kecil.

Kekurangan Kayu Mahoni


  • Kayu Mahoni Mudah Diserang Hama.
  • Mudah Berjamur
  • Tidak Cocok Buat Outdoor 
sumber: kelebihan dan kekurangankayu mahoni.
 

sekian tentang klasifikasi mahoni, pohon ini banyak sekali dimanfaatkan oleh manusia, baik dari daun, batang kayu, dan buahnya. sedangkan yang banyak di manfaatkan ditempat saya tinggal yaitu jepara adalah batang kayunya. kayu mahon biasanya dibuat untuk meubel furniture kualitas export, terutama ke amarika dan eropa.

0 Response to "Klasifikasi kayu Mahoni"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel